Read izinkan aku bersujud by Tyas Effendi Online

izinkan-aku-bersujud

Fahiya tersenyum. “Ayuk, I love you…” bisiknya pelan, tapi terdengar jelas di telingaku. Dan bibirku pun langsung membeku, tak dapat digerakkan.Fahiya membawa perubahan besar dalam hidup Zevrin. Dia mengajarkan banyak hal pada Zevrin. Dia juga membawa Zevrin terbang ke Lebanon yang penuh darah perang lewat tulisan-tulisannya. Zevrin pun sudah menganggap Fahiya seperti adikFahiya tersenyum. “Ayuk, I love you…” bisiknya pelan, tapi terdengar jelas di telingaku. Dan bibirku pun langsung membeku, tak dapat digerakkan.Fahiya membawa perubahan besar dalam hidup Zevrin. Dia mengajarkan banyak hal pada Zevrin. Dia juga membawa Zevrin terbang ke Lebanon yang penuh darah perang lewat tulisan-tulisannya. Zevrin pun sudah menganggap Fahiya seperti adiknya sendiri.Dibalik semua itu, Fahiya membelokkan kisah cinta Zevrin yang sudah lama dirajutnya. Perahu-perahu kertas yang selama ini Zevrin alirkan dengan cinta pertamanya, kini hanyalah seonggok sampah yang menumpuk di muara sungai. Zevrin sendiri tak bisa membohongi dirinya. Apa yang dirasakan Zevrin dengan cinta pertamanya itu hanyalah sepenggal masa lalu yang kini tinggal kenangan.Kisah Zevrin mengalir indah dalam setiap potongan waktu seperti aliran Sungai Musi. Kadang mengalir dalam aliran yang deras, kadang tenang....

Title : izinkan aku bersujud
Author :
Rating :
ISBN : 13540971
Format Type : Paperback
Number of Pages : 214 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

izinkan aku bersujud Reviews

  • Jiah Al Jafara
    2019-03-22 17:28

    http://bacaanjiah.mywapblog.com/izink...Bismillaahirrahmaanirrahiim....Judul: Izinkan Aku BersujudPenulis: Tyas EffendiPenyunting naskah: Irfan Hidayatullah dan Doel WahabTahun terbit: Juni, 2009Penerbit: MizaniaPengarah desain: Dodi RosadiDesain sampul: Aditya SatyagrahaDesain isi: sHerLyISBN: 978-602-8236-41-6 Halaman: 214"Ketika kau merasa dunia kosong oleh nyawa-nyawa, ingatlah bahwa Tuhan itu ada. Ketika kau kehilangan semua yang kau indahi, ingatlah bahwa Tuhan mahakekal. Ketika kau telah melukiskan potongan hidupmu dengan sempurna, ingatlah bahwa Tuhan Maha Berkuasa." (Hal 138)Zevrin Tsadila tidak pernah menyangka pertemuannya dengan Fahiya membawa banyak perubahan. Zevrin yang seorang perawat tanpa sengaja dekat dengan Fahiya, anak angkat Mrs. Syaddah yang merupakan salah satu korban peperangan di Lebanon.Zevrin diajak berkelana lewat tulisan Fahiya ke peperangan Lebanon. Bagaimana Fahiya akhirnya kehilangan keluarganya.Fahiya hanya remaja 15 tahun yang mengenalkan banyak hal pada Zevrin. Mampukan Zevrin mempertahankan hatinya pada Arviga, laki-laki yang dicintainya sejak kecil? Atau kisah itu hanya masa lalu yang terganti dengan kisah baru?Bagi yang suka dengan puisi romantis, novel ini cocok untuk menambah daftar bacaan. Bahasanya ringan dan tambahan pengetahuan tentang cahaya, kota palembang menambah nilai plusnya.Saya juga merasakan gambaran tentang peperangan di Lebanon. Tidak berdarah-darah tapi cukup membuat saya ikut tegang."Ketika kau mengagungkan sebuah nama dalam tahajudmu, ingatlah bahwa Tuhan mahatahu. Ketika kau mengerti kisahmu tak selamanya, ingatlah bahwa Tuhan mahahidup. Ketika kau membisikkan tahmid sepelan suara angin, ingatlah bahwa Tuhan masih dapat mendengarmu." (Hal 150)"Ketika kau membisikkan tahmid sepelan suara angin, ingatlah bahwa Tuhan masih dapat mendengarmu. Ketika kau menyembunyikan apa pun di sudut dunia, ingatlah bahwa Tuhan selalu melihatmu. Ketika kau melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an seindah nyanyian alam, ingat bahwa Tuhan Maha Berkata-kata...." (Hal 185)Catatan:1. Hal 18 Bibi Rahma harusnya Mrs. Syaddah.2. Hal 83 harusnya tidak ada (") di "Ya, ia tidak.... Karena bukan dialogBagi saya, menikmati cerita ini kadang harus berhenti bernafas sejenak, haru biru menerjang, menyadari inilah cinta.